Breaking News

6/recent/ticker-posts

Silaturahmi STM Antropologi Unimed Dorong Penguatan Ekosistem Akademik Pendidikan Tinggi

Rajawalipos.space Medan — Di tengah tantangan transformasi pendidikan tinggi yang semakin kompleks, penguatan ekosistem akademik tidak hanya bertumpu pada capaian pembelajaran dan riset, tetapi juga pada kualitas relasi antar sivitas akademika.

Komitmen inilah yang tercermin dalam kegiatan Silaturahmi STM Keluarga Besar Program Studi Pendidikan Antropologi Universitas Negeri Medan (Unimed).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut dihadiri Dekan Fakultas Ilmu Sosial Unimed Dr. Ratih Baiduri, Ketua Prodi Pendidikan Antropologi Sulian Ekomila, MSP, Ketua Prodi Pascasarjana Antropologi Dr. Supsiloani, serta para dosen dan keluarga besar Antropologi Unimed.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial Unimed Dr. Ratih Baiduri menegaskan bahwa kebersamaan sivitas akademika merupakan fondasi penting dalam membangun budaya akademik yang sehat dan produktif.

“Fakultas tidak hanya mengelola program akademik, tetapi juga merawat ruang-ruang kebersamaan. Dari relasi yang kuat inilah tumbuh kepercayaan, kolaborasi, dan iklim akademik yang mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Ratih Baiduri.

Menurutnya, penguatan nilai kekeluargaan di lingkungan kampus menjadi elemen penting dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi, khususnya dalam menjaga integritas, etos kerja, dan keberlanjutan kualitas akademik.

Mewakili keluarga besar Antropologi Unimed, Dr. Bakhrul Khair Amal, M.Si menyampaikan bahwa silaturahmi memiliki makna strategis sebagai ruang konsolidasi internal sivitas akademika.

“Silaturahmi ini adalah ruang untuk menguatkan rasa memiliki. Dari kebersamaan inilah soliditas akademik tumbuh, bukan hanya sebagai kolega, tetapi sebagai keluarga,” ujarnya, Rabu (28/1/2026).

Ia menambahkan, kekuatan institusi pendidikan tinggi tidak hanya diukur dari prestasi akademik semata, tetapi juga dari kualitas hubungan manusiawi yang saling menopang di dalamnya.

Sementara itu, dosen Antropologi Unimed Dr. Puspita Wati menilai kegiatan silaturahmi menjadi fondasi penting dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan kampus.

“Pendidikan tinggi bukan hanya tentang penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang merawat empati, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial. Nilai-nilai ini harus hidup dalam keseharian kampus,” katanya.

Kegiatan Silaturahmi STM ini diharapkan mampu memperkuat semangat kolektif sivitas akademika Program Studi Pendidikan Antropologi Unimed dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara kolaboratif dan berkelanjutan, sekaligus memperkokoh ekosistem akademik yang adaptif terhadap dinamika pendidikan nasional. (FS)

Posting Komentar

0 Komentar